Wednesday, April 4, 2012

Adeline, Womenpreneur Muda Dibalik Frozen Brownies 'Koedelos'

Ada pendapat yang mengungkapkan bahwa makanan yang dibuat dengan hati, akan terasa istimewa meski makanan tersebut sederhana. Pendapat ini dipercaya Ratu Adeline (31). Selain bahan berkualitas, ia memasukan bahan lain saat membuat Froen Brownies Koedelosnya. Apa itu? Musik dan cinta.

Penuturan perempuan yang akrab disapa Adel kepada soal proses pembuatan frozen browniesnya sangat sederhana. Ia menyebut, waktu yang diperlukan untuk membuat adonan ini hanya 15 menit, dan pembakaran sekitar 30 menit saja. Bahan-bahannya pun tak asing kita temukan di dapur, seperti cokelat, tepung terigu, telur, mentega, gula, vanila bubuk, kacang mede, dan keju.

Namun menurut Adel, ada dua hal yang menjadi faktor utama kelezatan frozen brownies buatannya. Yakni musik dan suasana hati yang senang saat membuatnya. Bila tidak, Adel kerap gagal memasak frozen browniesnya itu.

"Brownies itu kan kue simpel, harus ada tambahan sesuatu yang bikin beda. Ternyata bikin makanan itu harus suasana lagi senang," tutur Adel.

Untuk mengangkat mood-nya, Adel biasanya mendengarkan lagu saat membuat adonan Koedelos.

"Sebisa mungkin membuat frozen brownies ini harus suasana hati lagi happy. Pernah suasana hati saya lagi enggak bagus, browniesnya bantat, begitu dibalik dari loyang, teksturnya enggak bagus," ceritanya.

Resep dasar brownies Koedelos ini adalah lungsuran dari ibu Adel. Menurut Adel, sang ibu memang hobi masak dan membuat Adel juga ikut menekuni masak memasak.

"Ibu hobi masak, saya kena imbasnya harus bantuin ibu. Yang paling gampang diingat itu resep brownies ini," tutur Adel.

Setelah menekuni bisnis ini sejak tahun 2010, tahun ini Adel punya partner untuk menjalankan bisnisnya. Bersama Parmarindra Adhisty (30) atau yang akrab disapa Ririn, Adel berharap Koedelos bisa menjadi alternatif oleh-oleh khas Kota Bandung.

"Awalnya targetnya sih anak-anak kecil yang suka es krim, karena ini juga kan seperti es krim cokelat. Tapi kesini-kesini banyak pesanan dari luar kota, ya mudah-mudahan bisa jadi alternatif oleh-oleh," kata Adel.

Dikemas cantik dalam dus berwarna pink keunguan, Adel menjual Koedelos dalam dua ukuran, yakni ukuran bars dan medium. Untuk bars dijual eceran seharga Rp 7.000 ribu, sedangkan ukuran medium dibanderol Rp 25 ribu.

Oh ya, nama Koedelos ternyata adalah singkatan yang cukup unik kepanjangannya, yakni 'Kumpulan orang enerjik dan esentrik lagi optimis sukses'.

"Kebetulan saya dan patner saya Ririn, kalau di pergaulan itu termasuk duo enerjik. Kalau optimis dan suksesnya itu bagian dari doa," ujar Adel sembari tertawa.

Ke depan, Adel akan terus berinovasi baik dari segi Rasa, maupun kemasan. "Yang namanya makanan orang pasti gampang bosan, harus terus inovasi bikin sesuatu yang baru," tutup perempuan yang juga berprofesi sebagai penyiar ini. (*/detikBandung)

sumber: http://www.ciputraentrepreneurship.com/kuliner/12736-froen-brownies-koedelos-diracik-dengan-musik-dan-cinta.html

No comments: