Thursday, January 31, 2013

Yusi, Berawal dari Iseng, Wanita Pengusaha Muda Ini Kini Sukses Lewat Sepatu Kulit 'U-See'

Jakarta - Berbisnis tak melulu
harus terencana dengan sistematis.
Namun ada beberapa pengusaha
sukses menggeluti bisnisnya
berawal dari keisengan, misalnya
bisnis U-See Shoes and Bag, milik
Yusi.

Barang-barang yang terbuat dari
kulit, biasanya memang lebih awet
dari bahan lainnya. Terbukti, tas
atau sepatu berbahan dasar kulit
harganya jauh lebih mahal. Ada
harga, ada barang, begitu katanya.
"Sepatu-sepatu dan tas-tas saya
terbuat dari kulit sapi, kulit ular,
batik, kulit domba, kulit kambing,
pokoknya kulit ternak," kata si
pemilik toko, Yusi (38) kepada
detikFinance pekan lalu.

Menurut Yusi, barang-barang
buatannya itu memiliki kualitas
yang terjamin keawetannya
dibanding barang sejenis namun
imitasi. Sehingga tak heran, jika
harga yang dibanderol tergolong
mahal. "Sepatu kulit jauh lebih
awet dan nyaman. Beda kalau
imitasi," katanya.

Untuk satu pasang sepatu kulit,
Yusi membanderol Rp 350.000 -
Rp 2,5 juta. Sementara tas kulit,
dia mematok harga mulai dari Rp
600.000 - Rp 3 juta.
Yusi memang hobi menggambar,
kini Yusi bersama 11 orang
pegawainya bisa menjual sekitar
400 produk sebulan dengan omset
Rp 120 juta per bulannya.

"Awal-awal iseng beli selembar
kulit sapi, terus coba-coba
gambar. Mungkin karena latar
belakang keluarga saya perajin
sepatu di Solo. Jadi ya ketularan.
Dari hasil hambar itu saya minta
embahku cariin tukang buat
ngejahit. Pertama kali hanya
terjual 40 pasang sepatu sebulan.
Lama-lama rame," paparnya.

Untuk modalnya, Yusi
menghabiskan uang sekitar Rp 30 -
Rp 40 juta untuk sekali belanja.
"Itu bisa untuk 3 bulan lho (dalam
3 bulan ga belanja lagi). Selembar
kulit harganya Rp 1 juta dengan
hitungan Rp 35 ribu - Rp 85 ribu
per feet (1 feet= 28 cm). Kulit ular
itu disamak. Disamak pakai
campuran bahan kimia. Desain 80
persen sendiri, 20 persen
modifikasi. Produk jenis kulit print
sama kulit ular piton yang paling
mahal," terangnya.

Usaha yang telah digelutinya
hampir 2 tahun itu, bisa
didapatkan di pameran-pameran
fashion atau UKM. Rencananya,
tahun depan Yusi mencoba
peruntungan untuk ekspor barang-
barang buatannya ke luar negeri,
seperti Hongkong dan Australia.
Rencananya 14 - 17 Januari 2013,
tokonya akan mejeng di pameran
Hongkong World Designer
Boutique.

"Rencana Januari tahun depan
target ekspor. Sekarang sih sudah
dijual di Australia, nitip sama
temenku yang ada disana, kalau
ada order saya kirim. 14-17
Januari ada pameran di Hongkong
World Designer Boutique," kata
Yusi.( Dewi Rachmat Kusuma)

sumber: http://m.detik.com/finance/read/2012/12/27/103633/2127641/480/berawal-dari-iseng-wanita-ini-sukses-jadi-pengusaha-sepatu-kulit

No comments: